Suswati
Suswati, Lahir di Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada tanggal 22 September1973. Terlahir sebagai anak keempat dari lima bersaudara. Bapaknya bernama Suhardi dan Ibunya bernama Sri Midjeni. Suswati kecil menempuh Pendidikan Dasar di SDN Watugajah, Kecamatan Gedangsari, kemudian melanjutkan ke SMP N 2 Wedi dan SMA Padmawijaya Klaten.Mengapa sekolahnya di Jawa Tengah?, Kebetulan letak geografis rumahnya berdampingan dengan wilayah Jawa Tengah. Perjalanan hidup membawanya belajar ke Kota Yogyakarta, tepatnya di IKIP Negeri Yogyakarta waktu itu, Fakultas Pendidikan Bahasa dan seni, yang lulus di tahun 1998. Setelah lulus kemudian mengajar di SMK dan Bimbingan Belajar di daerah Klaten. Seiring dengan berjalannya waktu maka pernikahan pun tiba sehingga membuatnya harus hijrah ke Purworejo dan mulai mengajar di MTs Purworejo mulai tahun 2005 mengampu mata Pelajaran Bahasa Indonesia.
Perjalanan sebagai guru dari hari ke hari, bulan ke bulan, dan tahun ke tahun dilalui dengan senang hati. Banyak suka dan duka memang dalam menjalani tugas sebagai seorang pendidik, tetapi lebih banyak sukanya. Kebetulan kedua orangnya juga seorang pendidik jadi bak melanjutkan perjuangan mereka mencerdaskan anak bangsa.
Aktivitas selain mengajar, adalah mendampingi bidang kesiswaan sejak Tahun 2006. Dengan latar belakang menjadi anggota Resimen Mahasiswa sampai pada jabatan Komandan Kompi C (Komandan Kompi Keputrian) sewaktu kuliah maka sibuklah ia di ekstrakurikuler Pramuka dan Pembina OSIM. Pengabdian yang sangat panjang di kedua pos tersebut sampai tahun 2022, hingga saat ini diberi amanah menjadi Wakil Kepala bidang Kesiswaan serta aktif mengawal kegiatan di Miftahul Huda Boarding School MTs Negeri 1 Purworejo. Di sela-sela kesibukannya ia juga sedang menyelesaikan kuliah S2nya. Sungguh sebuah perjuangan di usia yang cukup senja masih mau belajar. Seperti kata bijak Henry Ford “Anyone who stops learning is old, whether at twenty or eighty. Anyone who keeps learning stays young. The greatest thing in life is to keep yor mind young”(Siapa pun yang berhenti belajar berarti sudah tua, baik pada usia 20 atau 80. Siapa pun yang terus belajar akan awet muda. Hal terbesar dalam hidup adalah menjaga pikiranmu tetap muda).

